Lowongan dibuka s/d 17 Januari 2017

8 Hal yang Perlu Dilakukan Untuk Setiap Gambar Dalam Website Berbasis WordPress

Menambahkan gambar ke dalam website bukan hanya sekedar meng-upload dan mengklik tombol untuk mempublikasikannya. Tentu saja hal tersebut juga menjadi sebuah pilihan. Anda juga dapat melakukannya dengan cara yang sangat sederhana. Tetapi jika Anda menginginkan sebuah website yang dioptimalkan secara sempurna dan paling banyak tampil dalam hasil pencarian, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan untuk memastikan bahwa gambar-gambar tersebut telah dioptimalkan sebelum Anda mempublikasikannya.

Mungkin hal ini akan terasa membosankan dan menjengkelkan serta memakan waktu, tetapi mengambil hal tersebut akan terbayarkan ketika Anda melihat hasilnya berupa grade A+ di Google dan Bing Webmaster Tools dan masuk ke dalam ranking pencarian yang paling banyak dicari. Berikut 8 hal yang perlu dilakukan untuk setiap gambar dalam website berbasis wordpress yang Anda miliki.

Edit
Jika Anda tidak memiliki Adobe Photoshop, jangan khawatir. Ada banyak perangkat editing foto online gratis yang dapat membantu Anda untuk menyelesaikan tahapan ini. Menggunakan foto beresolusi tinggi di website Anda sama pentingnya dengan menggunakan tata bahasa yang benar.

Beberapa website seperti PicMoneky, Pixlr dan Fotor menawarkan perangkat gratis yang memudahkan Anda untuk memotong, mengubah ukuran, dan mengedit gambar.


Kompres
File gambar berukuran besar memakan banyak tempat dalam website dan akan memperlambat kecepatan situs Anda sehingga menghambat kinerjanya. Sebelum meng-upload gambar, sebaiknya dikompres dahulu. Jika menggunakan Adobe Photoshop, pilih “compress for web” sebelum menyimpan file. Anda juga dapat mengkompres dengan menggunakan beberapa perangkat kompresi gambar gratis yang tersedia secara online, seperti TinyPNG, PunyPNG dan PNGGaunlet. Kecepatan situs merupakan faktor peringkat sehingga lebih cepat lebih baik.

Nama file
Setelah gambar Anda siap untuk di-upload, pastikan untuk memberi nama file pada gambar tersebut secara benar karena mesin pencarian menggunakan nama file untuk mengidentifikasi dan memasukkannya ke dalam index pencarian, jadi hal ini merupakan langkah yang sangat penting.

Jika Anda memberi nama file dengan huruf dan angka, hal tersebut tidak memberikan informasi apapun kepada mesin pencarian tentang apa yang menjadi info atau gambaran untuk gambar tersebut. Namun, jika file tersebut memiliki nama seperti, “Borobudur Sunrise” maka gambarnya dapat dikategorikan dan diindeks, sedangkan penamaan file seperti, “Candi” tidak termasuk dalam penamaan gambar yang baik. Gunakan kata kunci dalam nama file untuk meningkatkan hasil pencarian Anda. Pastikan untuk menggunakan tanda hubung dalam nama file untuk kata-kata yang terpisah.

Sebagai contoh penamaan file yang baik: Borobudur-Sunrise-Copyright-Seotodidak

Hindari memberi nama seperti ini: CandiET3759576-3

URL
Ketika Anda meng-upload gambar dengan memperhatikan ketiga langkah di atas, WordPress akan menampilkan rincian lampiran dalam kotak di sisi kanan pada halaman Insert Media dengan menunjukkan URL permalink secara otomatis yang dihasilkan berdasarkan nama file. Pada dasarnya ini adalah alamat web untuk gambar tersebut dan Anda tidak dapat mengubahnya. Jika Anda lupa untuk mengubah nama file sebelum meng-upload, Anda harus menghapus gambar tersebut dan upload ulang file dengan nama baru.

Judul Gambar
Kolom Title yang digunakan untuk mengisi judul gambar berada tepat di bawah kolom URL. Di sini Anda dapat memberi nama gambar sesuka Anda. Judul ini harus melengkapi kolom Alt Text, tapi tidak dengan nama yang sama. Meskipun Google menggunakan Alt Text untuk menentukan informasi tentang sebuah file gambar, sebaiknya Anda juga menambahkan informasi tambahan yang relevan tentang gambar tersebut ke dalam kolom Title.

Caption
Menambahkan keterangan tidak diperlukan dalam SEO, tetapi bisa membantu bagi pengguna lainnya. Isi kolom Caption sesuai dengan keinginan Anda.

Alt Text
“Alt” merupakan singkatan dari alternatif. Mesin pencarian mengacu pada Alt Text untuk menentukan informasi tentang-gambar berupa representasi tekstual dari gambar yang menjadi konten dalam sebuah website. Sebaiknya tuliskan pasangan kata yang cocok bagi gambar yang akan di-upload. Gunakan kata-kata yang spesifik karena hal ini merupakan elemen yang sangat penting untuk SEO. Jangan menggunakan konten yang sama untuk kolom Alt Text dan Title Text atau Description. Masing-masing kolom tersebut harus berisi kata-kata yang unik sebab konten-konten pada kolom tersebut yang akan muncul jika browser tidak dapat menampilkan gambar.

Sebagai contoh, sebaiknya gunakan kata-kata seperti ini: View of Borobudur at sunrise from Setumbu Hill

Hindari menuliskan seperti ini: Borobudur di pagi hari

Deskripsi
Informasi pada kolom Description akan ditampilkan di halaman lampiran gambar. Anda dapat mengisi kolom ini dengan deskripsi dari gambar Anda, seperti menceritakan kisah di balik gambar atau apa jenis kamera apa yang digunakan untuk mengambil foto itu. Anda juga dapat menambahkan link. Tetapi harus diingat, jangan hanya copy paste informasi dari kolom Title atau Alt Text.

Comments

  1. By Firman

    Balas

  2. By Anime Mp4

    Balas

  3. By duitptc

    Balas

  4. By 2016 Rizaldy.Info

    Balas

  5. By ndotkom

    Balas

  6. By One Piece wallpapers hd

    Balas

  7. By info unik

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *