8 Tips Paling Dicari Mahasiswa yang Lagi Jenuh Skripsi

Tugas akhir alias skripsi sering kali jadi momok tersendiri bagi para mastingkir (Mahasiswa Tingkat Akhir). Tapi berlama-lama menyelesaikannya pun nggak enak, loh.
Image via www.umy.ac.id
Image via www.umy.ac.id

Berikut ini 8 tips agar kamu bisa cepat selesaikan skripsi dan lolos dari pertanyaan “kapan lulus” “sudah bab berapa?”, atau “kapan sidang” atau “kapan kawin”. Semoga nggak bikin kamu bingung lagi ya!
Cover Photo: FB Zhan Azmi Aradzan Nur

1. Tentuin waktu produktifmu.

Image via manorforminds.tumblr.com

Setiap orang punya waktu produktif yang berbeda-beda. Nggak harus selalu di pagi hari kok, kapanpun itu asal kamu nyaman pada jam tersebut, maksimalin deh. Karena semangat nyekripsi itu jarang datang begitu saja!

2. Isi perut dengan makanan bergizi.

Image via theberry.com

Yap, yang ini nggak kalah pentingnya nih. Di saat mandek sebenarnya itu pertanda dari tubuh kamu perlu diberi asupan. Disarankan untuk makan yang tidak terlalu banyak dan “berat” karena dapat berdampak jadi ngantuk. Makan buah dan kacang-kacangan bisa menjadi alternatif snack sehat kamu :)

3. Cari referensi.

Image via www.umy.ac.id
Image via www.umy.ac.id

Nah, ini yang rada susah-susah-gampang. Seringkali para mahasiswa punya judul yang oke, bahkan sudah disetujui oleh dosen pembimbing, tapi… referensinya susah. Jangan menyerah, qaqaa. Kamu bisa mencoba mencari referensi via jurnal-jurnal yang biasanya berbayar di perpustakaan kamu. Kalau perpustakaan kamu tidak berlangganan, kamu bisa daftar jadi anggota perpustakaan sebelah yang berlangganan. ((((siapa tau kamu bisa nemu gebetan disana, mayan kan mood booster skripsi *ehh))

4. PDKT ama dosen.

caribeira.ga
Image via cariberita.ga

Buat kamu yang sudah terlanjur dapet dosen yang “killer” jangan putus asa dulu. Yakin deh, mereka juga manusia punya titik jenuh untuk selalu jadi “killer” hahaha. Rajin-rajin konsul, dan selalu berprogress saat bimbingan akan memberimu poin lebih.

5. Manfaatkan pertemananmu sebaik-baiknya.

Maba-S1-2011-750x499
Image via it.avatar-nusantara

Ingat, bahwa kamu nggak sendiri bahkan bukan orang pertama yang ngerjain skripsi. Kamu punya teman seperjuangan yang kamu bisa ajak kerjasama untuk berbagi informasi. Tak hanya itu, kamu juga bisa berdiskusi kepada kakak angkatan yang sudah berpengalaman soal seluk-beluk skripsi. Bahkan tak jarang mereka akan dengan senang hati memberitau mengenai pengalaman-pengalaman yang mungkin nggak kamu kira sebelumnya. So, be nice to them :)

6. Beribadah.

48c0d4b249fe76c22143247fc243502c
Image via instapray

Yap, salah satu fase kereligiusan seseorang dapat dipengaruhi oleh pada fase skripsian ini, hahaha. Selain emang kewajiban kamu untuk meluangkan waktu kepada-Nya, beribadah dapat menjadi jeda untuk kamu mendapat inspirasi disaat mandek. :)

7. Kombinasikan hobi dan passionmu.

9ac0e7e78692c002302b897f7f3126b3
Image via blog.ted.com

Take a breath and relax. Kamu tentunya punya hobi sebagai luapan passionmu, kan? Nah di saat skripsian gini, biasanya kamu akan menjadi lebih kreatif untuk mengkombinasikan hobi dan moment ngerjain skripsimu agar tetap fokus. Misal nih, skripsianmu membahas mengenai “Hubungan Rusia dan Indonesia”, kamu yng doyan bahasa asing bisa hindari kemandekanmu dengan belajar bahasa Rusia sedikit-sedikit. Jadi kamu bisa perluas wawasan, salurkan hobi serta passionmu dan proses pengerjaan skripsimu bisa lebih bersemangat!

8. Temukan inspirasi.

Why-you-probably-wont-finish-reading-this-image-by-TopTensWorld
Image via copywriting.com

Nah adakalanya kamu udah bener-bener mandek. Adakalanya kamu ingin keluar sejenak dari tali jerat skripsi ini. Drama kehidupan lainpun tak luput dari hari-hari ngerjain skripsimu. Salah satunya soal duit. Bisa dibayangin kan, semakin lama skripsimu kelar, semakin banyak biaya yang harus dikeluarkan oleh orang tuamu, loh. Makin pusing deh.

Pencarian :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *