Ayo Sulap Plastik jadi Sumber Energi

Ilustrasi Foto: dok. Okezone.
JAKARTA – Penggunaan energi menjadi salah satu aspek yang disoroti di Indonesia. Pasalnya, guna memenuhi kebutuhan energi yang semakin besar, diperlukan energi terbarukan yang dapat diperbaharui dan berkelanjutan.
Suatu gagasan brilian muncul dari salah satu mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB), Akbar Syahid. Mahasiswa jurusan Teknik Lingkungan itu memiliki ide memanfaatkan limbah plastik untuk dijadikan bahan bakar solar.
Akbar mengatakan, berdasarkan data, jumlah sampah plastik di Indonesia mencapai delapan juta ton per tahun. Setiap tahun juga, angka tersebut diperkirakan akan terus meningkat lima sampai enam persen.
Proses menyulap plastik menjadi sumber energi terbarukan sendiri dimulai dengan pengumpulan dan pengangkutan menggunakan truk ke tempat produksi. Plastik yang sudah terkumpul lalu melewati proses pirolisis, yaitu proses pembakaran 400-800 derajat celcius.
Setelah melalui pirolisis, nantinya plastik cair bisa diolah dengan berbagai standarisasi. Dalam hal ini, mahasiswa semester VII itu menjadikan olahan plastik menjadi solar. Dia menegaskan, proses pembakaran atau pirolisasi dilakukan tanpa udara sehingga tidak menyebabkan polusi.
“Instalasi tanpa udara, efisiensi 90-95 persen sehingga dari pengolahan hanya lima persen residunya,” ujar Akbar kepada Okezone di Ritz Carlton, Jakarta.
Begitu menghitung secara matemetis, Akbar mengklaim, jika limbah plastik bisa 100 persen diolah, maka potensi keuntungan yang dicapai senilai Rp56,2 triliun. Alumnus SMAN 2 Bandung itu menuturkan, sudah membuat masterplan atas inovasinya itu dibantu dengan teman-teman dari jurusan Teknik Kimia dan Teknik Industri.
“Percobaan ini sudah dilakukan di universitas di luar negeri, seperti di Edinburg dan beberapa di Amerika. Bahkan di Amerika dilakukan secara besar-besaran,” tandasnya.

(rfa)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *