Cara Mengurus Kartu ATM BRI yang Tertelan

Setelah sebelumnya dibahas mengenai cara transfer uang lewat ATM BRI dan cara mengambil uang di ATM BRI, sekarang saya akan membahas cara mengurus ATM BRI yang tertelan oleh mesin ATM.

Tak usah panik saat tiba-tiba mesin ATM tidak mengeluarkan kembali kartu ATM yang baru saja selesai digunakan untuk bertransaksi. Atau saat Anda terlalu lama untuk mengambil kartunya sehingga mesinnya otomatis menelan.

Sebaiknya Anda mencatat nomor ID mesin ATM BRI yang biasanya ada di bagian sebelah kiri, berupa tempelan stiker. Bisa juga Anda memotretnya dengan ponsel. Jika memang tidak sempat melakukan kedua hal tersebut, cukup Anda ingat saja lokasi mesin ATM tersebut.

Jangan lupa juga untuk mengingat waktu kejadiannya, berupa tanggal dan jam. Untuk jam, tidak perlu waktu tepatnya, kira-kira saja. Karena nomor ID mesin ATM BRI atau lokasi dan kapan kartu ATM BRI tertelan akan ditanyakan pada saat melapor di bank.

Jika terjadi pada saat bank masih buka, sebaiknya segera menuju ke bank, tempat dimana Anda membuka rekening BRI pertama kalinya. Untuk pengurusan kartu ATM BRI yang tertelan, ambil antrian untuk ke Customer Service (CS), bukan ke Teller.

Namun jika kebetulan terjadi pada hari Jumat sore setelah Bank BRI tutup atau di luar hari kerja, Anda bisa mengurusnya pada hari Senin atau saat Bank BRI sudah buka kembali. Yang terpenting diingat saja lokasi mesin ATM dan waktu kejadiannya.

Sebelum ke bank untuk mengurus kartu ATM BRI yang tertelan, bawalah buku rekening asli dan KTP asli. Jika bukun rekening tabungan asli hilang, mintalah surat laporan kehilangan terlebih dahulu ke Polsek setempat, kemudian dibawa ke Bank BRI untuk pengurusan.

Saat sudah berada di hadapan CS, sampaikan jika kartu ATM BRI Anda tertelan. Nanti petugas CS akan meminta data-data pribadi Anda. Serahkan buku rekening asli atau surat kehilangan dari Polsek dan KTP asli Anda.

Setelah itu, petugas CS akan memberikan selembar formulir pernyataan mengenai kartu ATM BRI yang tertelan. Anda harus mengisi nama lengkap, alamat, nomor KTP, nomor rekening, nomor ID ATM BRI atau lokasinya dan waktu kejadian. Setelah itu, tandatangan di atas materai Rp. 6.000. Untuk biaya materai ini dibebankan kepada Anda.

Setelah mengisi formulir pernyataan, Anda akan diberi kartu ATM BRI yang baru. Kartu ini merupakan kartu instan. Jadi, jika kartu ATM BRI Anda yang lama tertera nama lengkap Anda, maka tidak ada untuk di kartu yang baru. Pertugas CS akan mengaktifkannya langsung dan meminta Anda untuk membuat PIN baru. Jika Anda masih sayang dengan PIN yang lama, Anda bisa menggunakannya kembali untuk kartu ATM BRI yang baru ini. Jika memang menginginkan PIN yang baru, bisa juga. Tetapi jangan sampai lupa PIN yang baru ini ya.

Setelah selesai, Anda bisa langsung membawa pulang kartu ATM BRI yang baru dan menggunakannya. Sebelum pulang, jangan lupa untuk meminta kembali buku rekening dan KTP Anda.

Itulah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengurus kartu ATM BRI yang tertelan. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk Anda semua.

Pencarian :

Tags:, , , , ,

Comments

  1. By Khaeril

    Balas

    • By admin

      Balas

  2. By johar

    Balas

    • By admin

      Balas

  3. By raufal

    Balas

    • By admin

      Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *