Daftar Beasiswa OTS di Belanda Yuk!

Foto: Iradhatie W/Okezone
Foto: Iradhatie W/Okezone

JAKARTA – Kesempatan melanjutkan studi ke luar negeri kini semakin terbuka bagi pelajar Indonesia. Apalagi, dengan bermunculannya berbagai macam beasiswa yang memfasilitasi biaya pendidikan, baik di tingkat sarjana, master, hingga doktor.

Nah, bagi kamu yang ingin meneruskan studi di Belanda, Orange Tulip Scholarship (OTS) menjadi salah satu alternatif beasiswa yang bisa kamu coba. OTS sendiri merupakan program beasiswa bagi warga negara Indonesia (WNI), menggandeng institusi pendidikan tinggi di Belanda, perusahaan Belanda, dan Pemerintah Indonesia sebagai sponsor. Di Indonesia, penyaluran beasiswa ini dilakukan melalui kantor pendidikan Belanda, Nuffic NESO.

Perbedaan mendasar dari beasiswa ini yaitu pada persyaratan. Sebab, kualifikasi pendaftar ditentukan oleh universitas yang dituju. Secara umum, persyaratan yang yang dibutuhkan, yakni WNI dan tidak sedang bekerja atau belajar di Belanda. Sedangkan lainnya, termasuk esai dan persyaratan bahasa disesuaikan dengan universitas di Belanda peserta OTS.

“Tahun 2016, ada 22 universitas yang bergabung. Kemudian ada 35 skema atau fakultas, serta 73 beasiswa,” ujar Student Counsellor Education Promotion Department NESO, Nyimas Dian Fitriani.
Total beasiswa yang akan diberikan senilai 61 ribu euro untuk program sarjana, dan 573.330 euro untuk program master. Dari beasiswa tersebut, kata Nyimas, jumlahnya berbeda-beda tergantung dari setiap institusi.

“Untuk program sarjana ada lima institusi, sedangkan master 19 institusi. Beasiswa OTS ini memang tidak mencakup seluruh kebutuhan mahasiswa. Kebanyakan untuk biaya hidup ditanggung sendiri,” tuturnya.

Bagi yang berminat, pendaftaran untuk 2016 sudah mulai dibuka hingga 1 April 2016. Bahkan, batas waktu tersebut bisa lebih cepat tergantung dari universitas yang kamu daftar.
“Keunggulan lainnya, beasiswa ini memberikan kebebasan kepada para penerimanya untuk bekerja di Belanda atau kembali ke Tanah Air setelah lulus. Berdasarkan pengalaman, beberapa penerima justru memilih menetap di Belanda untuk kerja di sana,” imbuhnya.

Tahun lalu dari 102 pendaftar pada program master, hanya 28 orang diterima. Sementara untuk program sarjana, dari 18 pendaftar, diterima tiga orang. Nyimas mengungkapkan, proses seleksi tersebut memang cukup ketat dan berdasarkan seleksi dari universitas yang bersangkutan.
Kamu bisa cek www.nesoindonesia.or.id untuk mengetahui informasi lebih lengkap mengenai beasiswa OTS 2016. Selamat mencoba!

Pencarian :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *