Menristekdikti Serahkan Bantuan Bidikmisi di UB

Menristekdikti M Nasir berfoto bersama penerima beasiswa Bidikmisi di kampus UB, Malang. (Foto: Iradhatie W/Okezone)

MALANG – Universitas Brawijaya (UB) kehadiran tamu istimewa. Hari ini, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir menyerahkan bantuan bidikmisi dan beasiswa afirmasi secara simbolis kepada para mahasiswa di Auditorium Samantha Krida UB.
Acara penyerahan tersebut dihadiri oleh ribuan mahasiswa penerima bidikmisi dari universitas se-Jawa Timur, baik dari perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS). Mereka datang dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Negeri Jember (Unej), Politeknik Negeri Malang, dan masih banyak lagi.

Penyerahan simbolis diberikan kepada 45 mahasiswa dari setiap universitas. Setelah penyerahan, Nasir memberikan beberapa nasihat kepada penerima beasiswa untuk rajin belajar dan memanfaatkan beasiswa sebaik mungkin.
“Pemerintah akan hadir untuk membantu anak Indonesia dalam hal pendidikan. Jangan tidak kuliah karena tidak ada biaya. Itu adalah tugas pemerintah untuk membiayai, seperti melalui bidikmisi,” ujarnya, Selasa (10/11/2015).

Nasir mengimbau kepada seluruh penerima beasiswa, baik bidikmisi maupun afirmasi supaya tidak usah minder dan kecil hati dengan mahasiswa lainnya. “Orang sukses biasanya berasal dari kalangan biasa, bukan karena fasilitas, tapi karena mau kerja keras,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Menristekdikti juga sempat berdialog dengan beberapa penerima mahasiswa terkait harapan dan cita-citanya setelah lulus kuliah. Ternyata, mereka semua mempunyai tekad untuk memajukan Indonesia melalui pendidikan. Ada yang ingin menjadi dokter, ahli gizi, dosen, dan wali kota.

“Saya kuliah jurusan kedokteran gigi Unair. Setelah lulus, saya ingin membangun daerah saya dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Karena dua hal tersebut merupakan penentu kesejahteraan masyarakat,” tukas salah satu penerima beasiswa afirmasi dari Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *