Pengalaman Kuliah Jurusan Biologi

 

Awalnya bingung jurusan yang akan dipilih ketika kuliah nanti. Terlalu banyak pilihan. Kata orang-orang, anak IPA bisa mengambil jurusan IPS juga. Kata orang lagi nih, milih jurusan itu ya harus sesuai dengan keinginan atau hobi, maksudnya kita senangnya di bidang apa supaya nanti kuliah gak merasa terbebani. Kata orang juga milih jurusan harus dengan kemampuan dan prospek masa depannya bagaimana. Tambah bingung kan saya waktu itu.
Alhamdulillah nilai rapor mendukung masuk seleksi jalur SNMPTN undangan, maka diberi dua PTN dengan masing-masing dua jurusan. PTN pertama yang saya pilih yaitu almamater kuning di Pulau Sumatera dan kedua almamater biru (Universitas Bangka Belitung) kemudian hasilnya saya kini kuliah di UBB.

Jurusan Biologi
Jurusan Biologi yang saya tekuni ini bukan Pendidikan Biologi, bukan nantinya jadi guru, namun lain dari itu. Kami tidak diajarkan oleh dosen tentang pendidikan. Di jurusan ini, saya diajarkan bener-bener murni ilmu Biologi. Mempelajari segala bagian dari ilmu biologi seperti makhluk hidup dan lingkungannya mulai dari bagian mikro (terkecil) hingga makro (terbesar). Jurusan ini lebih cocok bagi para peneliti dan pakar-pakar baik mengenai tumbuhan, hewan dan mikroorganisme. Pelajaran yang diserap sehari-hari yaitu bagian-bagian dalam (anatomi) dan luar (morfologi) tumbuhan, hewan dan mikroba. Jikalau telah terjun ke jurusan ini, harus terbiasa bermain dengan bermacam mikroskop, alat-alat pengukut faktor lingkungan dan alat-alat di laboratorium. Bagi yang suka jalan-jalan ke hutan atau ekosistem lain seperti gua, bukit, rawa, hutan bakau, maka menyelamlah ke jurusan ini. Menurut pengalaman, saya harus terbiasa menulis laporan tiap minggu yang tulis tangan dan dikumpul seminggu itu gak hanya satu laporan. Mengapa? Karena sang asisten dosen tak mau diketik, katanya rawan copy paste. Maklum kecanggihan teknologi membuat manusia semakin malas, katanya. Telat ngumpul laporan? Jangan sampai terjadi ya! Bisa-bisa nilainya dikurangi, bisa  -10, -15, suka-suka asisten dosennya. Tak sedikit teman saya yang satu per satu hengkang dari jurusan ini karena gak betah. Gak tahan, katanya. Jadi pindah ke jurusan lain. Bagiku, setiap jurusan itu ada susah dan ada mudahnya, tergantung dengan individu yang menjalani saja. Kesannya menyeramkan ya masuk jurusan ini? Tapi jangan takut, kan kalau kita suka pasti tak kan menyerah. Bukankah kata Jamrud, “Bersakit-sakit dahulu, bersenang kita kemudian.”
Banyak makhluk halus? Bener. Eits… Jangan mikir yang aneh-aneh. Makhluk halus ini maksudnya perempuan. Iya, di kelas saya, laki-laki cuma tiga orang, sisanya perempuan. Memang Biologi itu identik dengan perempuan. Jadi, jangan heran kalo mahasiswa Biologi itu suka main atau pacaran dengan anak Fakultas Teknik, hehe. Jurusan Biologi terbiasa bertemu dengan makhluk halus juga loh! Itu makhluk hidup yang tidak terlihat dengan mata telanjang, harus pake mikroskop, seperti bakteri, virus, fungi, plankton, protista, dan protozoa. Mahasiswa dituntut terampil, cekatan dan bersih. Jangan sampai tu makhluk halus ngikut kita nyampe rumah, bisa nempel di baju, tas, sepatu, atau benda lain. Ya kalau makhluknya baik gapapa. Tapi kalo dia jahat dan berbahaya, kita bisa berabe.
Setelah saya menyentuh jurusan ini, saya ketagihan, karena bisa melihat apa yang selama ini belum dilihat, mempelajari bagian yang tak kasat mata, membedah bagian tumbuhan dan hewan, menggambar semirip dan sebagus mungkin di laporan, melatih kemampuan dalam menulis dan merangkai kata (terutama kalimat-kalimat ilmiah), mengkaji kebiasaan, tingkah laku, cara reproduksi, cara mencari makan dan keunikan berbagai makhluk hidup, membahas masa lalu dan menebak masa depan.
Tahapan Studi
Di kampus saya, Biologi UBB itu punya banyak kerjaan, seperti:

  1. Studi Lapang (SL), biasanya diambil pada semester 4 dengan bobot 2 SKS (full praktek) dan diberi satu judul per kelompok dengan tempat yang sama untuk satu kelas, hanya kajian spesifik ilmu yang berbeda.
  2. Praktek Lapang (PL), sama dengan Magang, baik di Instansi Pemerintah, Balai Penelitian, LSM/Perusahaan terkait ilmu Biologi. Diambil pada semester 5 dengan bobot 3 SKS (full praktek) dan individual per judul.
  3. Kuliah Kerja Nyata (KKN), wajib diambil sebagai syarat untuk penelitian skripsi, bobotnya sama seperti PL dan diberi dua pilihan, mau di Pulau Bangka atau Pulau Belitung.
  4. Penelitian Skripsi, bobotnya 6 SKS (full praktek) dan ini syarat mendapatkan gelas Sarjana Sains (S.Si.).

Peminatan
1.      Botani
Peminatan Botani ini lebih banyak mengkaji, mempelajari dan mendalami tumbuhan, baik struktur luar dan dalam, karaterisasi, keanekaragaman, fisiologi dan genetikanya. Kalau di Biologi UBB yang paling banyak dipilih peminatan itu ya Botani ini, lebih populer disebut ‘bo’.
“Peminatan kakak apa?” nanya ke kakak tingkat.
“Kakak bo dek.”
Bo..bo..bo..bo.. Emang lagi bobo atau lagi nyanyi ‘Nina Bobo’ hehe atau juga Bo temannya Sinchan :p
 2.     Zoologi
Dari asal kata bahasa inggrisnya, zoo berarti kebun binatang. Zoo lebih banyak membahas tentang dunia fauna, dari yang vertebrata hingga avertebrata dan dari yang sudah punah hingga tetap eksis. Kebanyakan yang mengambil peminatan ini yaitu kaum Adam alias makhluk kasar (baca : cowok). Mengapa? Karena dalam hal membedah hewan, laki-laki yang lebih berani dibanding perempuan. Kesannya lebih gentleman daripada dua peminatan lainnya, gitu. Peminatan ini lebih banyak beraktifitas di lapangan alias hutan, pasar, rawa dan lain-lain ketimbang di laboratorium, kecuali untuk mengidentifikasi spesies tertentu.
 3.     Mikrobiologi
Mikro artinya kecil. Bagian cabang ilmu biologi ini mempelajari makhluk hidup yang kecil-kecil yang hanya dapat dilihat dengan mikroskop, guys. Belajarnya lebih banyak di ruangan atau laboratorium karena semua alat yang digunakan untuk penelitian dan praktikum berada di lab. Untuk yang memilih peminatan ini, ya harus betah ya di lab dimana suasananya ya begitu terus sepanjang masa. ‘Adat’ turun temurun di UBB, yang masuk peminatan ini adalah orang dengan fisik yang tidak terlalu kuat bertahan di lapangan atau yang mudah lelah.
Jalur Profesional Alumni

  • Umum: penulis, wiraswasta, praktisi bidang agroindustri, farmasi, perbankan, asuransi dan media.
  • Khusus: peneliti, pengajar/dosen, karyawan, wirausaha dan konsultan bidang Biologi dan lingkungan.
  • Lembaga: Balai penelitian, Dinas Lingkungan Hidup, Pendidikan, Kelautan dan Perikanan, Pertanian, Kehutanan, kesehatan, BAPEDAL, Kantor Sertifikasi Penguji Mutu, Badan POM, Perusahaan Tambang, dan LSM Lingkungan Hidup.

Jalan-jalan ke Pulau Bangka
Jangan lupa beli terasi
Sekian dulu dari saya
Sampai jumpa dan terima kasih

(*)
Amalia Nina Purwari | @amalianina
Biologi 2012, Universitas Bangka Belitung

Pencarian :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *