Putus Cinta, Presiden Direktur MNC Life Justru Jadi Sukses

Presiden Direktur MNC Life Rolla Rowata saat mengisi kuliah umum di UI. (Foto: Marieska HV/Okezone)
Presiden Direktur MNC Life Rolla Rowata saat mengisi kuliah umum di UI. (Foto: Marieska HV/Okezone)

DEPOK – Kuliah umum Presiden Direktur MNC Life Rolla Bawata bertema “Build Entrepreneurship Create Future” di kampus Universitas Indonesia (UI) berlangsung hidup. Tepuk tangan dan gelak tawa mahasiswa semakin ramai ketika salah satu mahasiswa bertanya kepada Rolla tentang pengalaman terburuk apa yang menyebabkan kariernya jatuh.

“Pertanyaan Anda bagus. Saat paling berat dalam hidup saya yakni ketika saya putus cinta. Betul itu. Saya sampai tiga hari minum obat enggak bangun. Itu terjadi saat saya pacaran dan akan menikah. Saya dulu kerja di asuransi. Diam-diam pacar saya waktu itu, pacaran lagi dengan orang lain. Dulu kan zaman foto masih dicetak. Saya lihat di mobil ada foto satu album mereka lagi gendong-gendongan. Sakit banget. Sakitnya tuh di sini (sambil menunjuk dada). Tetapi dia meninggalkan saya,” papar Rolla sambil tertawa di Fakultas Psikologi UI, Selasa (1/12/2015).

Jawaban Rolla membuat mahasiswa bertepuk tangan. Namun Rolla menegaskan, kisah itu justru menjadi titik awal baginya untuk bangkit meneruskan kariernya hingga sukses.
“Ini jadi motivasi saya akhirnya sukses. Dan dia pun menyesal enggak jadi dengan saya. Sebab saat dulu saya berjanji padanya, ‘Nanti kamu lihat, saya akan lebih sukses dari kamu.’ Itu memotivasi saya. Saya kejar karier saya sampai ke Milan. Saya enggak mau setengah-setengah. Akhirnya saya sampai ikut training ke Swiss dan Amerika,” tutur Rolla.

Berdasarkan pengalamannya tersebut, Rolla meminta mahasiswa untuk tidak berputus asa, gigih, dan ulet. Penolakan juga dialaminya sebagai agen asuransi. Bahkan, hal itu sudah menjadi makanan sehari-hari.

“Misalnya, dari 10 orang yang didatangi, cuma satu yang beli. Seperti penembak jitu, peluru hilang ribuan dulu baru bisa menjadi penembak jitu. Saya juga mengalami hal yang sama, sering dilecehkan dulu sebagai agen asuransi. Tetapi jika tidak dimulai dari kegagalan saya tak mungkin jadi Dirut. Harus fokus,” tegasnya.

Rolla menyebut asuransi sebagai pekerjaan yang mulia. Sebab agen asuransi justru menawarkan uang yang lebih besar dari premi bermaksud untuk melindungi keluarga yang ditawarkan.
“Apa bedanya dengan dosen? Mereka meyakinkan mahasiswa karena punya ilmu pengetahuan. Begitu juga agen asuransi memberikan perlindungan untuk keluarga yang ditinggalkan. Agen asuransi bukan peminta-minta. Saat ini profesi ini makin digemari karena menjadi solusi masa depan. Itu juga sebab saya pindah dari perusahaan asing ke MNC Life. Karena MNC Life itu 100 persen perusahaan lokal dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia,” tandasnya.

Pencarian :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *