Terancam Tak Bisa UN, Ribuan Siswa Demo

Siswa sedang mengerjakan UN. (Foto: Dok. Okezone)
Siswa sedang mengerjakan UN. (Foto: Dok. Okezone)
SURABAYA – Ribuan pelajar dari Yayasan Trisila berunjuk rasa di Gedung DPRD Surabaya menolak penutupan sekolah yang dilakukan Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Aksi tersebut dilakukan karena penutupan sekolah akan membuat mereka terancam tak bisa mengikuti ujian nasional (UN). Di samping para siswa, para guru dan wali murid juga terjun dalam demonstrasi itu.
Pencabutan izin operasional sekolah dilakukan Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, M Ikhsan, lantaran adanya sengketa antara Yayasan Trisilia dengan PT Rajawali di pengadilan. Atas tindakan tersebut, demonstran mengecam agar permasalahan yang membelit yayasan tidak mengorbankan kepentingan pelajar.

“Sekolah telah mendapat surat pencabutan operasional, akibatnya siswa kelas III terancam tidak bisa mengikuti UN,” ujar Vega Dewi Pramesti, salah satu siswa SMK Trisilia, Kamis (26/11/2015).
Sementara Ketua DPRD Surabaya yang menemui para pelajar menegaskan akan berusaha menyelesaikan permasalahan tersebut dengan memanggil Kadisdik Surabaya M Ikhsan untuk dimintai keterangan. (ira)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *